Sabtu, 21 November 2015

Perubahan sosial

Proses perubahan sosial

Perubahan sosial berlangsung secara terus-menerus dan mengalir dari waktu ke waktu. Perubahan sosial adalah suatu kejadian sosial yang tidak berujung dan berpangkal meskipun rentetan itu mempunyai terkaitan dengan kejadian sosial dimasa lalu dan kejadian dimasa yang akan datang.

Proses perubahan kebudayaan menurut Ralph Linton (Enok Maryani,134) dipengaruhi oleh dua faktor:
1. Faktor intern, misalnya discovery dan invention
2. Faktor ekstern, misanya akulturasi dan asimilasiuntuk memahami proses perunahan kebudayaan berserta contohnya dalam masyarakat perhatikan urutan sebagai berikut:
1. Inovasi
Inovasi berkaitan dengan pembaruan kebudayaan khusus mengenai unsur teknologi dan ekonomi.Dalam perkembangan, inovasi berhubungan erat dengan penemuan baru dalam teknologi discovery dan teknologi invention. Penemuan dan penerapan inovasi memerlukan proses dan waktu yang cukup lama. Contoh inovasi penemuan AC (Air Conditioning). AC diciptakan oleh Wills Carrier seorang ahli fisika AS.

2. Discovery
discovery dapat diartikan sebagai penemuan unsur kebudayaan baru , baik yang berupa suatu alat baru atau sebuah ide baru. Contohnya penemuan mengenai bentuk bumi yang bulat menyebabkan adanya kegiatan yang berkenaan adanya perubahan sosial pada masyarakat eropa , seperti adanya pelayaran samudra.

3. Invention
Invention adalah penemuan baru (discovery)yang sudah dialami, diterima, dan diterapkan oleh masyarakat. penemuan baru menimbulkan pengaruh yang bermacam-macam didalam masyarakat. Contohnya radio dan televisi memancar keberbagai arah yang menyebabkan perubahan dalam lembaga-lembaga kemasyarakatan dan adat istiadat.

4. Akulturasi
Akulturasi adalah proses menyatukan dua kebudayaan yang berbeda yang menyebabkan kebudayaan yang lemah menyerupai kebudayaan yang kuat tetapi masing-masing kebudayaan masih mempertahankan ciri khasnya.
Suatu kebudayaan dapat menyebar dengan cara:
1. Penetrasi pocifique yaitu masuknya suatu kebudayaan dengan cara damai. Contohnya masuknya kebudayaan Hindu dan Islam di Indonesia.
2. Penetrasi Violente yaitu maukya kebudayaan denga cara paksa atau merusak. Cara ini seringkali memakan korban.

5. Asimilasi
Asimilasi adalah penemuan dua kelompokm kebudayaan atau lebih yang berbeda, tetapi sama kelompok kebudayaan itu melebur menjadi satu kebudayaan. Adanya faktor yang mempengaruhi lancar tidaknya proses asimilasi , antara lain:
a) toleransi
b) adanya kemungkinan yang sama di bidang ekonomi
c) adanya simpati terhadap kebudayaan lain
d) perkawinan campuran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar